Studi Aktifitas Antioksidan Ekstrak Benalu Mangrove Amymea sp.yang Bersimbiosis dengan Sonneratia caseolaris dari Hutan Manrove Timika, Papua


Anton Timur Jaelani, K2D 006 017. Studi Aktifitas Antioksidan Ekstrak Benalu Mangrove Amymea sp.yang Bersimbiosis dengan Sonneratia caseolaris dari Hutan Manrove Timika, Papua ( Ali Ridlo dan Rudhi Pribadi)

Indonesia merupakan salah satu negara yang memlilki hutan mangrove terbesar di dunia, namun saat ini kondisi hutan mangrove di Indonesia terjadi kerusakan karena pemanfaatan secara yang tidak konservatif. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemanfaatan secara lestari yaitu dengan memanfaatkan benalu yang berasosiasi dengan mangrove. Amymea sp. merupakan benalu yang berasosiasi dengan mangrove Sonneratia caseolaris.

Penelitia ini bertujuan untuk menelusuri antioksidan ekstrak benalu mangrove Amymea sp. yang bersimbiosis dengan Sonneratia caseolaris sebagai antioksidan dengan menggunakan metde 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH).

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif.  Ekstraksi menggunakan pelarut metanol dan dilakukan uji aktifitas antioksidan dengan menggunakan lima konsentrasi yaitu 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, 125 ppm dan 150 ppm. Fraksinasi menggunakan metode Kromatografi Kolom Terbuka (KKT) dengan menggunakan eluen kloroform- etil asetat (2:1). Uji antioksidan menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 517 nm.

Hasil penelitian menunjukan Amymea sp. mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid dan fenolik. Aktifitas antioksidan ekstrak metanol daun Amymea sp. memiliki IC50 76,778 ppm dengan hubungan antara aktifitas antioksidan eksrak methanl diperoleh persamaan regresi linear Y=0,461X+14,605; R2 = 0,9617. Setelah dilakukan fraksinasi pada ekstrak metanol diperoleh fraksi 6 mempunyai kemampuan antioksidan terbaik yaitu dimiliki I C50 100,965 ppm dengan hubungan antara aktifitas antioksidan fraksi 6 diperoleh persamaan linear Y=0,0518X + 44,721 ; R2 = 0,9057. Hasil identifikasi dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis diduga senyawa yang bertanggung jawab adalah 4,6,4”-trihidroksi auron.

Kata kunci : Mangrove, Benalu, Antioksidan, DPPH.

 

reff:

Anton_tj87@yahoo.co.id

Farmasea Ilmu Kelautan Undip

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s